Pengembangan
diri merupakan bentuk perwujudan dari aktualisasi diri, yaitu proses untuk
mewujudkan dirinya yang terbaik sejalan dengan potensi dan kemampuan yang
dimilikinya. Setiap individu mempunyai kekuatan yang bersumber dari dirinya,
namun banyak orang yang merasa tidak mempunyai kemampuan apa-apa, merasa
dirinya tidak berguna dan tidak mampu mencapai aktualisasi diri. Setiap orang
harus mempunyai 3 keyakinan dasar dalam pengembangan dirinya, yaitu :
1.
ia mau berubah,
2.
ia harus berubah,
3.
ia dapat berubah.
Oleh karena itu
pengembangan diri memerlukan kesadaran dan motivasi untuk berubah. (CHANGE)
Berkaitan dengan
pengembangan diri, kita perlu melakukan pengenalan diri sehingga dapat
diperoleh informasi yang lebih akurat dan lengkap tentang kelebihan,
kekurangan, kebutuhan, dan keunikan dirinya. Selanjutnya perlu dipikirkan
beberapa hal berikut :
1.
Dengan cara
bagaimana akan memanfaatkan kekuatan kelebihan ?
2.
Dengan cara
bagaimana kekurangan dapat diatasi ?
3.
Peluang apa saja
yang dapat digunakan untuk memanfaatkan kelebihan dan mengatasi kekurangan ?
4.
Hambatan apa yang
akan dijumpai dalam memanfaatkan kelebihan dan mengatasi kekurangan?
Berkaitan dengan
kelebihan dan kekurangan maka yang perlu diperhatikan :
1.
Fokuskan pada
kelebihan bukan pada kekurangan.
2.
Sikap terhadap
kekurangan :
a.
Fokuskan pada
kekurangan yang menimbulkan dampak negatif besar dan memang mungkin untuk
dirubah.
b.
Janganlah
merisaukan kekurangan yang memang tidak dapat diubah, imbangilah dengan melihat
dan mengembangkan kelebihan anda.
c.
Jangan terlalu
merisaukan kekurangan kecil yang tidak berdampak dalam kehidupan anda.
PENETAPAN TUJUAN
Berkaitan dengan
perumusan tujuan tertentu, perlu diperhatikan beberapa karakteristik yaitu:
1.
Bermakna pribadi,
sebaiknya mempunyai arti bagi diri seseorang. Tidak untuk menyenangkan orang
lain.
2.
Realistik, Sesuai
dengan kemampuan yang dimiliki dan ada kemungkinan untuk mencapainya.
3.
Jelas dan rinci,
tujuan yang luas dan abstrak tidak akan mengarahkan orang pada tujuan yang akan
dicapai.
4.
Menantang,
memerlukan usaha untuk mencapainya.
5.
Beresiko sedang,
kemungkinan tercapainya lebih besar daripada kemungkinan gagalnya.
6.
Dapat diukur, ada
kriteria ukuran keberhasilannya.
7.
Mempunyai batasan
waktu.